3 Kunci Rahasia Menuju Sukses
- Tujuan yang jelas.
- Berani merubah tradisi
- Kesabaran tiada akhir
1. Tujuan yang jelas.
Tujuan jelas sangat penting dalam bisnis. Inilah awal
semua cerita bisnis. Apakah tujuan anda berbisnis? Apakah uang dan
kekayaan melimpah? Atau Kedudukan terhormat? Popularitas?
Atau pembuktian diri? Atau apa?
Memberi manfaat besar bagi sesama dengan menggunakan
kekayaan berlimpah. Jadi, berbisnis itu memang untuk kaya. Punya
uang dan kekayaan melimpah. Tapi uang dan kekayaan itu hanya alat.
Alat untuk memberi manfaat untuk sesama tujuan anda adalah memberi manfaat bagi sesama.
Dengan begitu hidup anda akan tenang dan bahagia.
Setelah menetapkan tujuan, berhati-hatilah pada pada
Pencuri Mimpi. Pencuri Mimpi adalah orang-orang yang berusaha mencuri
tujuan anda. Mereka menghalangi anda. Mereka melemahkan semangat
anda. Mereka mengatakan masalah dan resiko yang akan anda hadapi.
Mereka juga memberi gambaran kegagalan anda. Bila anda menuruti kata mereka, saya pastikan
anda akan berhenti.
2. Berani Merubah Tradisi
Dalam diri setiap manusia, ada hambatan mental.
Apakah bentuknya keraguan, ketakutan, kurang percaya diri, dan
sebagainya. Ketika hambatan mental ini muncul, maka anda pasti jadi orang
yang kendur semangat dan takut menghadapi resiko. Anda cenderung mundur
ke belakang.
Untuk mengatasi masalah ini, anda harus fokus pada tujuan
anda. cara praktis, anda teriakkan tujuan anda berulang kali. Sang
pemuda Cina pun begitu. Keraguan dan ketakutan menghampirinya. Tapi ia
fokus pada tujuannya. Keinginannya menikah dengan gadis pujaan, membakar
lagi semangatnya.
Cara kedua, ingatlah bila anda menyerah anda harus memulai
berjuang dari awal. Itu kondisi yang lebih buruk daripada meneruskan
perjuangan.
Cara ketiga, ingatlah bahwa semua hal buruk itu pasti
berlalu. Betapa susahnya pun anda sekarang, semua kesusahan itu akan
berlalu. Anda akan mengenang kesusahan itu sebagai hal yang indah.
Cara keempat, berkumpullah dengan orang-orang yang sudah
sukses mengatasi hambatan mental dalam dirinya. Bergaul dengan orang yang
pantang menyerah akan berpengaruh pada diri anda.
Cara kelima, bacalah kisah-kisah hidup orang-orang
sukses. Pelajari apa sih rahasia mereka.
Cara keenam, lihat sekeliling anda. Cari orang-orang
gagal. Perhatikan hidup mereka yang menderita. Ingatlah bila anda
tidak mau menderita seperti mereka, anda harus berbuat yang berbeda dengan
mereka.
3. Kesabaran Tiada Akhir.
Banyak orang yang
telah mulai bisnis, lalu berhenti ketika masalah timbul. Ketika bisnisnya
turun, keluarga tidak mendukung, bisnis banyak pesaing, konsumen mengeluh,
suplayer curang, dan sebagainya mereka berhenti. Bukannya berpikir
dan bertindak untuk mengatasinya.
yaitu : "Bila anda tidak sabar
dalam satu bidang bisnis, anda tidak akan sukses. Sabar dan atasi masalah" ..
Bersabar memang berat. Tapi tidak bersabar, jauh
lebih berat. Ketika anda berhenti berusaha mencapai tujuan anda, anda
harus memulai lagi dari awal. Selain itu, makin sering anda berhenti
berusaha mencapai tujuan, maka lama-lama tujuan anda akan turun.
Bersabar yang benar harus cerdas. Apa artinya?
Bila satu cara untuk mencapai tujuan gagal, maka bersabarlah untuk melakuan
cara lain yang berbeda. Bila anda masih berpikir dengan cara yang sama,
maka pasti tindakannya juga sama. Bila tindakan anda sama, maka pasti
hasilnya juga sama. Itulah sebabnya bersabar harus cerdas. Artinya
terus berpikir cara-cara lain yang berbeda untuk mendapat hasil yang berbeda.
Disinilah letak penting kreatifitas dalam bersabar.
Bila anda bersabar tapi tidak kreatif, maka anda akan seperti keledai yang
jatuh berulang kali di lubang yang sama. Anda akan gagal berulang kali, tapi anda tidak belajar dari
kegagalan itu. Kegagalan anda jadi tidak ada artinya. Anda jadi
benar-benar gagal. Orang sabar, harus cerdas. Jadilah kreatif.
Orang sabar dan kreatif akan mendapat hasil yang berbeda
dari orang biasa. Bisnisnya akan berkembang lebih baik. Sabar membuat
mereka tenang menghadapi masalah. Kreatif membuat mereka bisa terus
menemukan solusi berbagai masalah yang terjadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar